- HOME
- TENTANG UT
- FAKULTAS & PROGRAM
- MAHASISWA & ALUMNI
- UT ONLINE
- REGISTRASI ONLINE
- UT-OER
- TOKO BUKU ONLINE
- FASILITAS UMUM
- PERPUSTAKAAN DIGITAL
- UPBJJ-UT
- URUSAN INTERNASIONAL
- KONTAK
Perbedaan Belajar Mahasiswa
Ciri khas sistem pendidikan jarak jauh
Sistem pembelajaran utama bertumpu pada belajar mandiri,dengan atau tanpa bantuan dari tutor serta dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar
Menggunakan media pembelajaran, baik cetak, non cetak, dan berbagai teknologi komunikasi ..(internet,telpon, fax, handphone, dsb).
Manajemen Waktu
Mengelola waktu belajar bukan berarti kehilangan waktu luang untuk bersenang-senang. Bukan pula berarti bahwa waktu dalam 24 jam per hari harus dihabiskan untuk belajar. Justru sebaliknya. Prinsip utama dari pengelolaan waktu secara efektif adalah pembagian waktu yang efektif untuk kegiatan-kegiatan yang meliputi: waktu untuk belajar, waktu untuk bekerja dan kegiatan sosial maupun waktu bagi diri sendiri untuk bersantai. Bagaimanapun waktu untuk bersantai diperlukan oleh seorang mahasiswa selain waktu untuk belajar. Sebagian waktu untuk bersantai tersebut diperlukan untuk mengembalikan energi yang sudah terpakai untukbelajar dan bekerja. Baik belajar maupun bekerja membutuhkan energi yang tidak sedikit, terutama untuk berkonsentrasi dalam mengerjakan sesuatu. Energi yang terpakai untuk berkonsentrasi ini harus diganti. Jika tidak, maka sangat mungkin sekali seseorang mengalami perasaan tertekan atau stres. Kiat utama untuk mengelola waktu belajar adalah kombinasi dari fleksibilitas dan disiplin. Seringkali jadwal belajar telah disusun, namun kemudian ada kegiatan mendadak yang harus Anda ikuti (misalnya: ada keluarga yang membutuhkan pertolongan Anda). Anda diharapkan tetap berdisiplin namun sekaligus fleksibel untuk mengganti waktu yang hilang tersebut dengan mencari waktu lain.
Membuat Catatan Modul
MEMBUAT CATATAN RINGKASAN MODUL YANG EFISIEN
Apa yang dimaksud dengan ringkasan atau catatan yang baik? Ringkasan atau catatan disebut baik jika terorganisasi dengan baik, dan sesuai dengan pribadi orang yang membuat catatan tersebut.
Catatan yang terorganisasi dapat membantu kita memahami kembali hal-hal yang sudah kita baca atau pelajari.
Namun catatan yang terorganisasi bukan selalu berarti catatan yang rapi. Bagi orang-orang yang menyukai kerapian dalam mencatat, catatan yang terorganisasi berarti catatan yang rapi. Tapi ada orang-orang tertentu yang lebih suka membuat coretan, gambar-gambar, atau sketsa, daripada mencatat dengan rapi. Bagi orang-orang dengan tipe ini membuat catatan yang rapi tanpa sketsa atau coretan adalah sesuatu hal yang sulit dilakukan. Lalu apa yang dimaksud catatan yang terorganisasi dengan baik?
Apa yang dimaksud dengan ringkasan atau catatan yang baik? Ringkasan atau catatan disebut baik jika terorganisasi dengan baik, dan sesuai dengan pribadi orang yang membuat catatan tersebut.
Catatan yang terorganisasi dapat membantu kita memahami kembali hal-hal yang sudah kita baca atau pelajari.
Namun catatan yang terorganisasi bukan selalu berarti catatan yang rapi. Bagi orang-orang yang menyukai kerapian dalam mencatat, catatan yang terorganisasi berarti catatan yang rapi. Tapi ada orang-orang tertentu yang lebih suka membuat coretan, gambar-gambar, atau sketsa, daripada mencatat dengan rapi. Bagi orang-orang dengan tipe ini membuat catatan yang rapi tanpa sketsa atau coretan adalah sesuatu hal yang sulit dilakukan. Lalu apa yang dimaksud catatan yang terorganisasi dengan baik?
Catatan yang terorganisasi dengan baik adalah catatan yang isinya tersusun dengan teratur. Ingat.... teratur tidak berarti rapi! Catatan yang terorganisasi dengan baik akan memberi banyak keuntungan bagi Anda. Ada beberapa macam teknik membuat catatan yang terorganisasi dengan baik. Pilihlah teknik yang paling sesuai dengan Anda, atau kombinasikan teknik-teknik tersebut. Alternatif lain adalah membuat sendiri teknik yang paling sesuai dengan diri Anda. Sekali lagi, yang terpenting pilihlah teknik yang paling pas untuk Anda.
Teknik mengorganisasi catatan:
1. Mengelompokan informasi
2. Ringkasan standar
3. Mengorganisasi informasi dengan tabel
4. Mengorganisasi informasi dengan diagram
5. Membuat catatan berjenjang/bertingkat
6. Catatan yang berbentuk coretan
1. Mengelompokan informasi
2. Ringkasan standar
3. Mengorganisasi informasi dengan tabel
4. Mengorganisasi informasi dengan diagram
5. Membuat catatan berjenjang/bertingkat
6. Catatan yang berbentuk coretan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar